Pendampingan Pembelajaran Tajwid Berbasis Media Audio Visual untuk Meningkatkan Pemahaman Hukum Bacaan Santri TPQ Al-Hidayah Waru
DOI:
https://doi.org/10.62238/karuna.v3i1.403Keywords:
audio-visual, pembelajaran tajwid, pemahaman bacaan, santri TPQAbstract
Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini dilatarbelakangi oleh rendahnya pemahaman santri terhadap hukum bacaan tajwid di TPQ Al-Hidayah Desa Waru yang masih dipengaruhi oleh penggunaan metode pembelajaran konvensional. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman, kelancaran membaca, serta motivasi belajar santri melalui pemanfaatan media audio-visual. Metode pelaksanaan menggunakan pendekatan Participatory Action Research (PAR) yang meliputi tahap identifikasi masalah, pelaksanaan tindakan, observasi, dan refleksi. Kegiatan dilaksanakan pada 15 Januari 2025 dengan melibatkan delapan santri usia 9–10 tahun melalui pembelajaran berbasis video tajwid interaktif, praktik langsung, diskusi kelompok, serta evaluasi menggunakan media digital dan buku tajwid. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman hukum bacaan, ketepatan pelafalan, serta kelancaran membaca Al-Qur’an. Selain itu, santri menjadi lebih aktif, percaya diri, dan termotivasi dalam mengikuti pembelajaran. Suasana belajar yang lebih interaktif juga memperkuat hubungan antara santri dan ustaz/ustazah. Kegiatan ini menunjukkan bahwa penggunaan media audio-visual mampu menciptakan pembelajaran tajwid yang lebih efektif, menarik, dan bermakna, serta berpotensi untuk dikembangkan secara berkelanjutan di lingkungan TPQ.
This community service activity was motivated by the low level of students’ understanding of tajwid rules at TPQ Al-Hidayah, Waru Village, which was influenced by the use of conventional teaching methods. The activity aimed to improve students’ comprehension, reading fluency, and learning motivation through the use of audio-visual media. The implementation employed a Participatory Action Research (PAR) approach, consisting of problem identification, action implementation, observation, and reflection. The activity was conducted on January 15, 2025, involving eight students aged 9–10 years through interactive tajwid video-based learning, direct practice, group discussions, and evaluations using digital media and tajwid textbooks. The results indicated significant improvements in students’ understanding of tajwid rules, pronunciation accuracy, and reading fluency of the Qur’an. In addition, students became more active, confident, and motivated during the learning process. The more interactive learning environment also strengthened the relationship between students and teachers. This activity demonstrates that the use of audio-visual media can create more effective, engaging, and meaningful tajwid learning, with strong potential for sustainable implementation in non-formal Islamic education setting .
References
Arifin, Z. (2024). Digital Literacy for Teachers in Islamic Schools. Journal of Teacher Development.
Arsyad, A. (2017). Media Pembelajaran. Rajawali Pers.
Azizah, N. A., & Widyartono, D. (2024). Gaya Belajar Visual, Auditorial, dan Kinestetik: Temuan dari Siswa Kelas VII. Journal of Language Literature and Arts, 4(11), 1117–1123. https://doi.org/10.17977/um064v4i112024p1117-1123
Bandura, A. (1986). Social Foundations of Thought and Action. Prentice Hall.
Fatah, A. (2023). Penggunaan Media Interaktif dalam Evaluasi Pembelajaran. Jurnal Inovasi Pendidikan.
Hasanah, U. (2023). Efektivitas media video dalam pembelajaran tajwid. Jurnal Pendidikan Islam.
Hidayat, T. (2019). Interactive Multimedia for Quranic Learning. International Journal of Instruction.
Hidayati, S., & Wulandari, D. (2024). Peran Lembaga Bimbingan Belajar dalam Pembentukan Karakter Anak di Era Digital. Jurnal Pendidikan Nonformal Indonesia, 7(2), 114–128.
Keller, J. M. (2010). Motivational Design for Learning and Performance. Springer.
Khalidy, A., & Rahman, S. (2023). Penggunaan Media Audio Visual dalam Pembelajaran Tajwid. Jurnal Pendidikan Islam.
Mayer, R. E. (2009). Multimedia Learning Principles and Applications. Cambridge University Press.
Munir. (2018). Multimedia: Konsep dan Aplikasi dalam Pendidikan. Alfabeta.
Nur Habibah Hidayanti. (2024). Upaya Membentuk Karakter Peserta Didik Melalui Pendidikan Agama Islam Di SMP Darussalam Koposari Cileungsi-Bogor. Chatra: Jurnal Pendidikan Dan Pengajaran, 1(1), 11–19. https://doi.org/10.62238/chatra.v1i1.110
Nurdiana, N., Mayasari, D., & Marhayani, D. A. (2023). Hubungan Minat Belajar dengan Gaya Belajar VAK (Visual, Auditori Dan Kinestetik) Siswa. EDUKATIF : JURNAL ILMU PENDIDIKAN, 5(3), 1662–1668. https://doi.org/10.31004/edukatif.v5i3.5186
Nurhayati. (2018). Kemampuan membaca Al-Qur’an siswa. Jurnal Pendidikan Agama Islam.
Paivio, A. (1991). Dual Coding Theory: Retrospect and Current Status. Canadian Journal of Psychology.
Prasetyo, B. (2022). Cognitive Load dalam Pembelajaran Multimedia. Jurnal Psikologi Pendidikan.
Pratama, R. (2022). Pemanfaatan video pembelajaran dalam kegiatan PKM. Jurnal Pengabdian.
Qondias, D. (2025). KECENDERUNGAN GAYA BELAJAR VISUAL AUDITORI DAN KINESTETIK PADA PENDIDIKAN PANCASILA SISWA SEKOLAH DASAR. 1(10).
Rahman, A. (2021). Multimedia Learning in Islamic Education Context. Journal of Islamic Education Research.
Rahmawati, Y. (2023). Peran Pendidikan Sosial dalam Membentuk Karakter Individu. Jurnal Pendidikan Sosial Indonesia, 1(2), 60–68.
Sari, D. P. (2024). Pengaruh Penggunaan Media Video Animasi Terhadap Karakter Tanggung Jawab Pada Anak Usia 5-6 Tahun. Chatra: Jurnal Pendidikan Dan Pengajaran, 2(3), 91–97.
Sari, M. (2019). Pelatihan Desain Media Pembelajaran Digital untuk Guru Sekolah Dasar. Jurnal Pengabdian Pendidikan.
Sari, M., & Nugroho, A. (2021). Efektivitas Media Audio Visual dalam Pembelajaran Tajwid. Jurnal Pendidikan Islam.
Setyowati, D. (2023). Pembelajaran Kolaboratif dalam Pendidikan Nonformal. Jurnal Pendidikan.
Siregar, M. (2020). Audio Visual Media in Enhancing Tajwid Learning Outcomes. Journal of Educational Technology.
Sulaiman, A. (2021). Pendampingan pembelajaran Al-Qur’an di TPQ. Jurnal Pengabdian Masyarakat.
Sweller, J. (2011). Cognitive Load Theory. Psychology of Learning and Motivation.
Syauky, M., & Zubaidah, S. (2024). Efektivitas Media Video dalam Pembelajaran Al-Qur’an. Jurnal Teknologi Pendidikan.
Taufik, H. (2021). Tantangan Implementasi Teknologi dalam Pendidikan Nonformal. Jurnal Pendidikan.
Umron, A., Gunawan, I., Fadly, M., Abbas, H., Muzni Harbelubun, M., Suyono, T., & Tjiroso, B. (2025). Pengenalan Metode Tilawati Sebagai Solusi Efektif Untuk Membaca Al-Qur’an Secara Tartil Di TPQ As-Syafi’i (Vol. 5, Number 2). http://ejournal.unkhair.ac.id/index.php/jkc
Vygotsky, L. S. (1978). Mind in Society: Development of Higher Psychological Processes. Harvard University Press.
Wahyuni, S. (2023). Multimedia dalam pembelajaran Al-Qur’an. Jurnal Pengabdian Masyarakat.
Wibowo, R. (2020). Distraksi dalam Pembelajaran Berbasis Video. Jurnal Pendidikan.
Yusuf, K. (2023). Effectiveness of Audio Visual Media in Nonformal Education. Journal of Community Education.
Zainuddin, M. (2019). Pemberdayaan TPQ dalam meningkatkan kualitas pembelajaran. Jurnal Abdimas.
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2026 Miftahur Rohmah (Author)

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.






