Penerapan Gerakan Literasi Sekolah Dalam Meningkatkan Minat Baca Siswa Sdn Apaan 2

Authors

  • Moh. Thohir Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan PGRI Sampang, Indonesia Author
  • Mahin Ainun Naim Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan PGRI Sampang, Indonesia Author
  • Amirul Mukminin Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan PGRI Sampang, Indonesia Author
  • Aisya Servia Sekolah Tinggi Keguruan dan Ilmu Pendidikan PGRI Sampang, Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.62238/karuna.v3i1.449

Keywords:

Gerakan Literasi Sekolah, minat baca, sekolah dasar, pengabdian masyarakat

Abstract

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk mendukung implementasi Gerakan Literasi Sekolah (GLS) dalam meningkatkan minat baca peserta didik di SDN Apaan 2, Kabupaten Sampang. Program dilaksanakan melalui pendekatan partisipatif dengan melibatkan kepala sekolah, guru, dan peserta didik dalam kegiatan pembiasaan membaca, pendampingan, diskusi, serta penyampaian kembali isi bacaan. Kegiatan dilaksanakan pada 15–16 Februari 2026 melalui tahapan persiapan, pelaksanaan, pendampingan, dan evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan partisipasi peserta didik dalam aktivitas membaca, keberanian menyampaikan hasil bacaan, serta antusiasme mengikuti kegiatan literasi. Dukungan guru dan keterlibatan aktif peserta didik menjadi faktor penting dalam keberhasilan program, meskipun masih dijumpai keterbatasan bahan bacaan dan perbedaan kemampuan membaca antar siswa. Secara keseluruhan, implementasi GLS melalui kegiatan pendampingan mampu memperkuat budaya literasi di lingkungan sekolah dan memberikan rekomendasi bagi pelaksanaan program serupa secara berkelanjutan di sekolah dasar lainnya

This community service program aimed to strengthen the implementation of the School Literacy Movement (Gerakan Literasi Sekolah/GLS) to improve students' reading interest at SDN Apaan 2, Sampang Regency. The program adopted a participatory approach involving school administrators, teachers, and students through a series of literacy activities, including reading habituation, guided assistance, group discussions, and oral presentations of reading outcomes. The program was conducted on 15–16 February 2026 through four stages: preparation, implementation, mentoring, and evaluation. The results indicated a positive improvement in students' participation in literacy activities, confidence in presenting reading comprehension, and enthusiasm for reading. Teacher involvement and continuous mentoring were identified as key factors supporting the success of the program, despite challenges related to limited reading resources and differences in students' reading abilities. Overall, the program contributed to fostering a more sustainable literacy culture within the school and may serve as a practical model for implementing literacy initiatives in other primary schools.

References

Abidin, Y., Mulyati, T., & Yunansah, H. (2018). Pembelajaran literasi: strategi meningkatkan kemampuan literasi matematika, sains, membaca, dan menulis (p. 320).

Alhazmi, A. A., & Kaufmann, A. (2022). Phenomenological Qualitative Methods Applied to the Analysis of Cross-Cultural Experience in Novel Educational Social Contexts. Frontiers in Psychology, 13. https://doi.org/10.3389/fpsyg.2022.785134

Aspers, P., & Corte, U. (2019). Aspers, P. and Corte, U. (2019) ‘What is Qualitative in Qualitative Research’, Qualitative Sociology. doi: 10.1007/s11133-019-9413-7.What is Qualitative in Qualitative Research. Qualitative Sociology.

Jenderal, D., Dasar, P., Menengah, D., Pendidikan, K., & Kebudayaan, D. (n.d.). GERAKAN LITERASI SEKOLAH DI SEKOLAH SEKOLAH DASAR.

Maharani, P., Zuhairya, N., & Lubis, Y. (2026). Exploring Students’ Cognitive Experiences in Reading and Listening: A Phenomenological Study. Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 5(01), 57–60. https://doi.org/10.56127/jukim.v5i01.2507

Ningsih, C. K., Mislinawati, & Hasniyati. (2024). Cendikia Analisis Implementasi Gerakan Literasi Sekolah Di Kelas V SD Negeri Lampeuneurut. Jurnal Pendidikan Dan Pengajaran, 2(7).

Rahim, F. (2015). Pengajaran Membaca di Sekolah Dasar. Jurnal Kajian Informasi Dan Perpustakaan, 3(2).

Sari, D. A. K., & Setiawan, E. P. (2023). Literasi Baca Siswa Indonesia Menurut Jenis Kelamin, Growth Mindset, dan Jenjang Pendidikan: Survei PISA. Jurnal Pendidikan Dan Kebudayaan, 8(1), 1–16. https://doi.org/10.24832/jpnk.v8i1.3873

Sari, E. R., & Melati, F. V. (2025). Peran Kegiatan Gerakan Literasi Sekolah dalam Meningkatkan Kebiasaan Membaca Siswa Kelas V SD Negeri 10 Tiga Desa. Invention: Journal Research and Education Studies. https://doi.org/10.51178/invention.v6i1.2460

Sari, K. E., Arafik, M., & Putra, A. P. (2022). Implementasi Program Gerakan Literasi Sekolah (GLS) ditinjau Dari Tahap Pembiasaan dalam Menumbuhkan Minat Baca Siswa di SDN. Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, Dan Pengelolaan Pendidikan, 2(8). https://doi.org/10.17977/um065v2i82022p739-755

Suharto, E. (2005). Membangun masyarakat, memberdayakan rakyat: kajian strategis pembangunan kesejahteraan sosial dan pekerjaan sosial. Refika Aditama. https://books.google.co.id/books?id=qzbtngEACAAJ

Tarigan, T., & Guntur., H. (2008). Membaca Sebagai Suatu Keterampilan Berbahasa. Bandung: Angkasa. Technological Forecasting and Social Change, 60(المجلة الع ا رقية للعلوم).

van Manen, M. (1990). Researching lived experience: Human science for an action sensitive pedagogy. SUNY Series in the Philosophy of Education, 8.

Downloads

Published

2026-04-15