PELABUHAN CILACAP PADA MASA PEMERINTAHAN HINDIA BELANDA TAHUN 1930-1942

Authors

  • Dewi Cahya Universitas Negeri Yogyakarta Author

DOI:

https://doi.org/10.62238/nagripustaka.v1i2.32

Keywords:

Kabupaten Cilacap, Pengembangan Pelabuhan, Era Kolonial

Abstract

Penelitian ini mengkaji peran Pelabuhan Cilacap sebagai medium ekspor komoditas pertanian dan perdagangan dalam konteks politik kolonial Hindia Belanda di wilayah Banyumas. Melalui pendekatan kualitatif dengan metode historis, artikel ini melakukan analisis terhadap perkembangan Pelabuhan Cilacap dari masa ke masa, serta konsekuensi ekonomi dan politiknya bagi wilayah tersebut. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Pelabuhan Cilacap memiliki peran strategis dalam pengiriman produk pertanian hasil tanam paksa, seperti kopi, nila, gula, dan kayu manis, ke pasar internasional, terutama Eropa. Pembangunan pelabuhan ini menjadi fokus utama pemerintah kolonial Hindia Belanda dalam upaya meningkatkan efisiensi transportasi dan perekonomian wilayah Banyumas. Selain itu, pelabuhan ini juga dijadikan pos pertahanan penting dalam konteks politik kolonial. Dengan memanfaatkan sungai sebagai jalur transportasi utama, Pelabuhan Cilacap menjadi pusat kegiatan perdagangan dan ekspor-import, yang secara signifikan meningkatkan pertumbuhan ekonomi lokal. Pembangunan infrastruktur, seperti kanal Sungai Serayu, menjadi langkah strategis dalam menghubungkan pelabuhan dengan daerah perkebunan di pedalaman Banyumas.

Published

2023-12-01

How to Cite

PELABUHAN CILACAP PADA MASA PEMERINTAHAN HINDIA BELANDA TAHUN 1930-1942. (2023). Nagri Pustaka: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sejarah, Dan Budaya, 1(2), 91-96. https://doi.org/10.62238/nagripustaka.v1i2.32