Konflik Pencemaran Lingkungan Tambak Udang PT Sinta Aqua Culture di Desa Menceh Kecamatan Sakra Timur Kabupaten Lombok Timur

Authors

  • Hamdi Asrori Pendidikan Sosiologi, Universitas Hamzanwadi, Selong, Indonesia Author

DOI:

https://doi.org/10.62238/nagripustaka.v4i2.421

Keywords:

konflik, pencemaran lingkungan, resistensi sosial, tambak udang

Abstract

Penelitian ini bertujuan menganalisis dinamika konflik yang terjadi antara warga Desa Menceh dan PT Sinta Aqua Culture di Kabupaten Lombok Timur serta mengidentifikasi dampak yang ditimbulkannya. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus deskriptif. Data diperoleh melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi, kemudian dianalisis melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pertentangan berkembang melalui tiga fase, yaitu pra-konflik, pertentangan, dan konflik terbuka. Pemicu utama berasal dari persepsi warga terhadap penurunan kualitas ekosistem yang memengaruhi sumber daya alam dan keberlanjutan mata pencaharian. Situasi tersebut mendorong lahirnya resistensi kolektif sebagai upaya mempertahankan hak-hak ekologis. Temuan penelitian memperlihatkan bahwa perselisihan yang terjadi tidak hanya menimbulkan konsekuensi sosial, ekonomi, dan politik, tetapi juga meningkatkan kesadaran ekologis serta memperkuat solidaritas komunitas. Studi ini menegaskan bahwa persoalan ekologis di kawasan pesisir berkaitan erat dengan keadilan, partisipasi publik, dan tata kelola pembangunan yang berkelanjutan.

This study examines the conflict dynamics between the residents of Menceh Village and PT Sinta Aqua Culture in East Lombok Regency and explores its consequences for affected stakeholders. A qualitative approach with a descriptive case study design was employed. Data were gathered through observation, in-depth interviews, and documentation, and analyzed using data reduction, data display, and conclusion drawing. The findings indicate that the dispute evolved through three phases: pre-conflict, confrontation, and open conflict. The primary trigger was the community’s perception of ecological degradation affecting natural resources and local livelihoods. These conditions stimulated collective resistance aimed at defending ecological rights and communal interests. The study further reveals that the dispute generated social, economic, and political consequences while simultaneously fostering ecological awareness and strengthening community solidarity. The findings suggest that coastal ecological issues extend beyond biophysical concerns and are closely associated with justice, public participation, and sustainable development governance.

References

Ady, T. D. (2021). 7 poin penting pengaturan AMDAL dalam UU Cipta Kerja. Hukumonline. https://www.hukumonline.com

Aji, J. M. M., & Supriono, A. (2018). Analisis komparatif usaha budidaya udang vaname tambak tradisional dengan tambak intensif di Kabupaten Situbondo. Jurnal Ekonomi Pertanian dan Agribisnis, 2(4), 255–266.

Andita. (2023, June 20). Tahun lalu, produksi udang vaname NTB tembus 180,5 ribu ton. Lombok Post. https://lombokpost.jawapos.com

Banun, S., Arthana, W., & Suarna, W. (2008). Kajian ekologis pengelolaan tambak udang di Dusun Dangin Marga Desa Delodbrawah Kecamatan Mendoyo Kabupaten Jembrana Bali. Ecotrophic, 3(1).

Badan Pusat Statistik Provinsi Nusa Tenggara Barat. (2024). Produksi dan nilai produksi perikanan budidaya menurut kabupaten/kota dan komoditas utama di Provinsi Nusa Tenggara Barat. https://ntb.bps.go.id

Hijriani, P. R. (2018). Program minapolitan pada perkembangan perikanan tambak di Kabupaten Sidoarjo tahun 2005–2015. Avatara E-Journal Pendidikan Sejarah, 6(1), 157–165.

Ismail, S. W., Ika, F., & Maryadi. (2019). Metode penelitian sosial. Gawe Buku.

Isman, H., Rupiwardani, I., & Sari, D. (2022). Gambaran pencemaran limbah cair industri tambak udang terhadap kualitas air laut di pesisir Pantai Lombeng. Jurnal Pendidikan dan Konseling (JPDK), 4(5), 3531–3541.

Kementerian Kelautan dan Perikanan Republik Indonesia. (2023, December 7). KKP siap berkolaborasi dengan K/L lain genjot produksi udang di 2024. https://kkp.go.id

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2014). Qualitative data analysis: A methods sourcebook (3rd ed.). SAGE Publications.

Moleong, L. J. (2018). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi revisi). PT Remaja Rosdakarya.

Muzakkar, A., & Latif, A. (2025). Sosiologi: Dari teori ke realitas sosial. Universitas Hamzanwadi Press.

Parenrengi, A. P. (2019). Konflik keberadaan PT Bosowa Semen dengan masyarakat Desa Tukamasea Kabupaten Maros (Doctoral dissertation, Universitas Negeri Makassar).

Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 27 Tahun 1999 tentang Analisis Mengenai Dampak Lingkungan Hidup. (1999). https://jdih.setkab.go.id

Purnamasari, I., Purnama, D., & Utami, M. A. F. (2017). Pertumbuhan udang vaname (Litopenaeus vannamei) di tambak intensif. Jurnal Enggano, 2(1), 58–67.

Ramdhan, M. (2021). Metode penelitian. Cipta Media Nusantara.

Senoaji, F. P. (2023). Dinamika konflik di kawasan lindung: Studi tentang konflik penguasaan lahan tambak udang di sekitar Bandara YIA Kulon Progo tahun 2011–2021 (Doctoral dissertation, Universitas Gadjah Mada).

Sintawati, D., Zuhairo, H., Latifah, N. N., & Rahayu, R. (2024). Analisis dampak tambak udang pada ekosistem laut di Kebumen. Jurnal Ekologi, Masyarakat dan Sains, 5(1), 109–113.

Sugiyono. (2013). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Suhirman, L., Nugroho, A. Y., Dhyanaputri, I. G. A. S., Adawiyah, R., Soraya, A., Dzaky, M. I., Alunaza, H., Akbar, S. A., Hafizi, M. Z., & Junida, D. S. (2026). Dasar metodologi penelitian. CV. Askara Sastra Media.

Sujarweni, V. W. (2014). Metodologi penelitian. Pustaka Baru Press.

Susilowati, E. Z., & Indarti, T. (2018). Resistensi perempuan dalam kumpulan cerita Tandak karya Royyan Julian (Teori resistensi James C. Scott). Universitas Negeri Surabaya.

Syafruddin. (2024, September 30). ALGEM30s gedor Pemda Lotim tinjau keberadaan tambak udang di Dusun Seliat. Indonesia Satu. https://www.indonesiasatu.co.id

Vanessa. (2021, May 15). Sorot daerah udang tinggi Nusa Tenggara Barat. Jala. https://jala.tech

Vanessa. (2024, June 28). Ranking Indonesia di peta persaingan eksportir udang dunia. Jala. https://jala.tech

Wirawan, I. B. (2015). Teori-teori sosial dalam tiga paradigma: Fakta sosial, definisi sosial, dan perilaku sosial (Cetakan ke-34). Prenadamedia Group.

Downloads

Published

2026-04-30

How to Cite

Konflik Pencemaran Lingkungan Tambak Udang PT Sinta Aqua Culture di Desa Menceh Kecamatan Sakra Timur Kabupaten Lombok Timur. (2026). Nagri Pustaka: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sejarah, Dan Budaya, 4(2), 49-59. https://doi.org/10.62238/nagripustaka.v4i2.421