Pengembangan Buku Ajar Sampolu Berbasis Culturally Responsive Teaching untuk Pembelajaran Bahasa Indonesia Fase B di Sekolah Dasar

Download PDF

Abstract

Ketersediaan bahan ajar yang relevan dengan latar belakang budaya peserta didik merupakan aspek penting dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar. Penelitian ini bertujuan mengembangkan buku ajar Sampolu berbasis Culturally Responsive Teaching (CRT) untuk pembelajaran Bahasa Indonesia Fase B serta menganalisis validitas dan kepraktisannya. Penelitian menggunakan metode penelitian dan pengembangan dengan model Rowntree yang mencakup perencanaan, pengembangan, dan evaluasi. Penilaian kelayakan dilakukan oleh ahli materi, media, bahasa, dan budaya dengan mempertimbangkan representasi budaya Kaili, Bugis, Jawa, dan Toraja. Hasil validasi menunjukkan skor 89,07% untuk materi, 76,67% untuk media, dan 89,29% untuk bahasa. Sementara itu, penilaian aspek budaya memperoleh skor 89,29% untuk budaya Kaili, 100% untuk Bugis, 91,67% untuk Jawa, dan 92,86% untuk Toraja. Uji kepraktisan menghasilkan skor 95,45% berdasarkan penilaian guru dan 87,86% berdasarkan respons peserta didik. Temuan tersebut menunjukkan bahwa buku ajar Sampolu memenuhi kriteria valid dan praktis untuk mendukung pembelajaran yang mengintegrasikan budaya lokal. Meskipun demikian, penyempurnaan desain media dan pengujian efektivitas terhadap hasil belajar masih diperlukan.

Teaching resources that reflect students’ cultural backgrounds can help establish meaningful learning experiences in elementary Indonesian language education. This study aimed to develop a Sampolu textbook grounded in Culturally Responsive Teaching (CRT) for Phase B Indonesian language instruction and to evaluate its validity and practicality. A research and development approach was adopted using the Rowntree model, comprising planning, development, and evaluation. The product was assessed by content, media, language, and cultural experts, with particular attention to the representation of Kaili, Bugis, Javanese, and Toraja cultures. The validation results indicated scores of 89.07% for content, 76.67% for media, and 89.29% for language. Cultural assessments yielded 89.29% for Kaili, 100% for Bugis, 91.67% for Javanese, and 92.86% for Toraja culture. Practicality testing produced scores of 95.45% from teachers and 87.86% from students. These findings suggest that the Sampolu textbook satisfies the established validity and practicality criteria as a supplementary resource for incorporating local cultural perspectives into Indonesian language learning. However, the media component received the lowest validation score, highlighting the need for further design improvements. Moreover, because the study did not assess learning effectiveness, subsequent research should investigate the textbook’s contribution to students’ learning outcomes.

Keywords

buku ajar sampolu culturally responsive teaching sekolah dasar

License

Copyright (c) 2026 Sitti Mutia Ramadhani Alifyah Putri, Azizah, Khairunnisa, Kasmawati, Nurul Fitria Aras (Author)

Creative Commons License

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.

References

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2022). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (6th ed.). SAGE Publications.

Faridah, R., Maksum, A., & Nurhasanah, N. (2025). Implementing culturally responsive teaching in Indonesian primary schools: Challenges and opportunities. Jurnal Pendidikan Administrasi Perkantoran, 12(3), 371–379. https://doi.org/10.26740/jpap.v12n3.p371-379

Hakim, L., Azizah, & Erviniati, N. M. (2025). Penerapan model project based learning berbasis culturally responsive teaching dan technological pedagogical content untuk meningkatkan keaktifan belajar peserta didik kelas IV SD Inpres 1 Tatura. Didaktik: Jurnal Ilmiah PGSD FKIP Universitas Mandiri, 11(4), 245–254.

Hidayatullah, A., Mulyani, S., & Munir, S. (2022). Validitas aspek kebahasaan dan keterbacaan dalam pengembangan bahan ajar MKWU Bahasa Indonesia berbasis kearifan lokal. GERAM, 10(1), 134–140. https://doi.org/10.25299/geram.2022.9649

Hura, L. C., Samawi, A., & Astuti, W. (2023). Pengembangan buku cerita bergambar berbasis kode QR dengan insersi budaya lokal. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 7(3), 3692–3712. https://doi.org/10.31004/obsesi.v7i3.2791

Ikhbal, M., Azizah, Khairunnisa, Aras, N. F., & Al Kamil, M. N. (2026). Integrating local cultural identity into social studies textbooks: A CRT-based development study for multicultural elementary schools. Journal of Innovation and Research in Primary Education, 5(2), 3622–3635. https://doi.org/10.56916/jirpe.v5i2.3792

Indarta, Y., Jalinus, N., Waskito, W., Samala, A. D., Riyanda, A. R., & Adi, N. H. (2022). Relevansi Kurikulum Merdeka Belajar dengan model pembelajaran abad 21 dalam perkembangan era Society 5.0. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 4(2), 3011–3024. https://doi.org/10.31004/edukatif.v4i2.2589

Khasanah, I. M., Nuroso, H., & Pramasdyahsari, A. S. (2023). Efektivitas pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) untuk meningkatkan hasil belajar siswa kelas II sekolah dasar. Edu Society: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sosial dan Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(3), 1121–1127. https://doi.org/10.56832/edu.v3i3.393

Kuswandi, K. (2025). Culturally responsive teaching modules to improve reading comprehension of narrative text for elementary school students: Modul ajar responsif budaya untuk meningkatkan pemahaman membaca teks narasi siswa sekolah dasar. Pedagogia: Jurnal Pendidikan, 14(2), 131–160. https://doi.org/10.21070/pedagogia.v14i2.1899

Meilana, S. F., & Aslam, A. (2022). Pengembangan bahan ajar tematik berbasis kearifan lokal di sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 6(4), 5605–5613. https://doi.org/10.31004/basicedu.v6i4.2815

Murti, R. C. (2023). Culturally responsive teaching to support meaningful learning in mathematics primary school: A content analysis in student's textbook. Jurnal Prima Edukasia, 11(2), 294–302. https://doi.org/10.21831/jpe.v11i2.63239

Pratiwi, D. E., Yuliana, L., Partika, N. T., & Noorwinanda, M. N. R. D. (2024). The development of e-book-based teaching materials through a culturally responsive teaching approach in elementary schools. ELSE (Elementary School Education Journal): Jurnal Pendidikan dan Pembelajaran Sekolah Dasar, 8(3). https://doi.org/10.30651/else.v8i3.24312

Riswanti, N., Prehadini, T., & Senen, A. (2024). Development of student worksheets in natural and social sciences based on culturally responsive teaching for fifth grade elementary students. Jurnal Penelitian Ilmu Pendidikan, 17(1), 65–74. https://doi.org/10.21831/jpip.v17i1.89945

Rohmawati, D. Y., Suprayitno, & Zuliana, D. (2024). Implementasi pendekatan CRT (Culturally Responsive Teaching) pada mata pelajaran Bahasa Indonesia kelas II SD Negeri Sumobito 1 Jombang. Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 9(3). https://doi.org/10.23969/jp.v9i3.17299

Saputri, D., Mellisa, M., Hidayati, N., & Fauziah, N. (2023). Lembar validasi: Instrumen yang digunakan untuk menilai produk yang dikembangkan pada penelitian pengembangan bidang pendidikan. Biology and Education Journal, 3(2), 133–151. https://doi.org/10.25299/baej.2023.15347

Sari, A. P., & Kumalasani, M. P. (2025). Integrating local culture into IPAS learning: A culturally responsive teaching approach in elementary school. Primary: Jurnal Pendidikan Guru Sekolah Dasar, 14(6), 941–956. https://doi.org/10.33578/jpfkip.v14i6.941-956

Suardi, N. F., Nursakiah, N., & Sulastri, S. (2024). Peningkatkan kemampuan menyimak melalui pendekatan Culture Responsive Teaching (CRT) pada siswa SD Telkom Makassar. Cokroaminoto Journal of Primary Education, 7(2). https://doi.org/10.30605/cjpe.7.2.2024.4460

Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Alfabeta.

Willenda, Z., Yantoro, Y., Misnawati, M., & Basyir, B. (2024). Meningkatkan motivasi belajar melalui penerapan Culturally Responsive Teaching dalam pembelajaran. Al-Qalam: Jurnal Kajian Islam dan Pendidikan, 16(1), 72–81. https://doi.org/10.47435/al-qalam.v16i1.2948

Issue: Vol. 4 No. 4 (2026): Nagri Pustaka: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sejarah, dan Budaya (InPress)

How to Cite

How to Cite

Pengembangan Buku Ajar Sampolu Berbasis Culturally Responsive Teaching untuk Pembelajaran Bahasa Indonesia Fase B di Sekolah Dasar. (2026). Nagri Pustaka: Jurnal Pendidikan, Ilmu Sejarah, Dan Budaya, 4(4), 298-306. https://doi.org/10.62238/nagripustaka.v4i4.495